Touring Tapal kuda mengisi liburan kuliah (bagiain 3- jember)

Assalamualaikum wr wb

salam biker…..

melanjutkan cerita yang belum klimaks… setelah pagi-pagi sudah persiapan mulai dari mandi-sarapan-cek barang bawaan-dan cek kodisi kendaraan. kami (saya dan kedua teman saya) melanjutkan perjalanan menuju jember…

kami berangkat sekitar pukul 8 pagi. namun kami tidak berencana untuk langsung ke jember. kami berencana menuju ke jembatan priket atau biasanya disebut piket nol. memang sih antara tujuan kami jember dan piket nol tidak satu arah, jember di timur lumajang sedangkan piket nol di baratnya lumajang. kami harus memutar jalur, dari lumajang kami harus kembali ke arah malang untuk menuju piket nol.  mungkin sekitar 40 menit riding dari lumajang menuju jembatan priket. lumayan jauh, namun gara-gara saya-nya yang sangat penasaran sama piket nol jadi ya di gasssss…..! aja…

sekitar 40 menitan perjalanan akhirnnya kami sampai juga… pertama kali saya melihat jembatan ini saya benar-benar kagum.. ternyata indonesia bisa buat jembatan yang kayak beginian, jembatan di atas jurang.. hehehe…. di sini ada dua jembatan, jembatan yang baru dan jembatan yang lama.. berikut foto-fotonya..

DSC00894 DSC00895 DSC00897 DSC00899 DSC00906 DSC00907 DSC00909

untuk jembatan yang lama sudah tidak di gunakan lagi, mungkin saat ini bisa dikategorikan suatu situs sejarah…. bagi pengguna jalan ini juga bisa menjadi objek wisata sejarah (gratis)…

DSC00908

untuk yang jembatan lama entah nama “BESUK KOBOAN” (untung saja bukan KOBOKAN namannya.. wkwkwkw….)  itu nama jembatannya atau nama pembuatannya…. jembatan tersebut di buat pada November 1954 dan dipasang pada januari 1955. entah kata dipasang ini maksudnya selesainya atau malah baru di bangun…

setelah puas foto-foto kami melanjutkan perjalanan menuju tujuan utama yaitu jember.  skip…skip…skip…. setelah riding sekitar 3 jam kami baru sampai di kabupaten jember. cuman masih di jember pinggiran, masih jauh dari tujuan kami yaitu kecamatan Ambulu.

namun saat kami baru sampai kalau tidak salah di desa Jombang, hujan turun dengan lebatnya + angin eknceng banget + petir yang saling bersautan… kami terpaksa untuk berteduh… sayang sama barang bawaan, bisa repot kalau basah semua…..

lagi berteduh gaesssss....

lagi berteduh gaesssss….DSC00912

sekitar 1 jam hujan mulai reda dan kami lanjut perjalanan. ternyata dampak dari hujan yang tadi banyak pohon yang tumbang dibuatnya. setelah 40 manit kami riding dari tempat kami berteduh kami sampai di rumah teman kami (salah satu teman yang ikut touring). kita sampai rumah sekitar pukul 2 sore.

hari pertama aktifitas kami seperti biasa, dihabiskan untuk istirahat. dan di hari kedua kami baru mengunjungi tempat wisata yang ada di jember. berhubung kami berada di ambulu yang notabenya dekat dengan pantai, maka kami putuskan untuk ke pantai. rencana kami mau ke papuma dan pantai watu ulo, kami berangkat pukul 5 pagi (berharap masih belum ada petugas loketnya dan bisa gratis.. hehehe :D) dari rumah teman kami untuk menuju pantai tersebut ternyata lumayan dekat, sekitas 3-4 Km dari rumah.

setelah prepare kami akhirnya meluncur menuju pantai.. cuma butuh waktu 5 menit saja untuk menempuhnya. aksesnya pun cukup mudah dan kondisi jalan juga sudah bagus. untuk ke papuma kami melewati pantai watu ulo yang panjang patainya mungkin hampir 1 Km (mungkin loh ya….) NAMUN…. saat mau memasuki pantai papuma terlihat sudah ada petugas yang sudah berjaga di gerbang masuk…. (yaahhhhh… nggak jadi gratis dah… 😦 ) melihat itu kami pun putar balik.( nggak ada yang bawa uang ) dan kami pun hanya menikmati keindahan pantai watu ulo dengan pasir hitamnya…

DSC00926 DSC00927 DSC00930 DSC00938 DSC00939 DSC00942

untuk ombak di pantai watu ulo ini cukup pesar, jadi bila sampean pengen mandi saya sarankan di pinggir saja, ombaknya sadiiiiss….! soalnya…. ada kejadian unik saat kami lagi menyusuri pantai, kami nemu sesuatu di pantai… apakah itu…..

DSC00941

benda tersebut masih terbungkus rapih, kalo nggak salah merknya D***x. yang jadi pertanyaan kira-kira benda kayak gini ko bisa ada di pantai..? masak ya begituan di pantai…? wkwkwk.. ah… sudahlah….

setelah puas kami menikmati keindahan pantai watu ulo, kami pun pulang dan malamnya kami keliling kota jember yang menurut saya nggak kalah sama kota malang bagus tertata dengan rapi, selain itu kami juga menuju Universitas Jember pengen lihat-lihat doang, berhubung nggak bawa kamera jadi ya nggak ada yang diabadikan.

keesokan harinya kami menuju ke tujuan terakhir.. yaitu Banyuwangi…..

Bersambung…..

Iklan

Tentang ardho redhis

si pemilik warung bernama Ardho Redhis, seorang anak bangsa yang sedang mencari jati diri. kelahiran Surabaya namun berakte jombang. saat ini sedang menempuh pendidikan disalah satu universitas negeri di kota Malang, Jawa Timur. Ardho redhis sejak SD sangat mencintai akan semua hal yang berbau otomotif, terutama roda dua. selain suka dengan otomotif ardho redhis juga pecinta musik, (otomotif dan musik suatu hal yang tidak dapat dipisahkan) terutama musik metal dan menjadi penggemar Band metal asal amerika Dream Theater. contact : ardho.redhis@gmail.com (Facebook,twitter,gmail)
Pos ini dipublikasikan di Perjalanan dan tag . Tandai permalink.

3 Balasan ke Touring Tapal kuda mengisi liburan kuliah (bagiain 3- jember)

  1. Dini berkata:

    Jembatan yang pengamannya sudah rusak itu ngeri.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s