Touring pakek Matic.. Why not..? (bagian 1)

Assalamamualaikum

Salam Biker dan salam sejahtera bagi kita semua

tepat hari ini tadi Tanggal, 14 juni 2014 ane ada janji dengan teman kuliah. dia namanya Bro Devron, pagi itu kami persiapan mau ngirim surat undangan olimpiade ke salah satu SMA di kawasan kabupaten mojokerto, tepatnya di Kecamatan Dawarblandong. berangkat dari rumah bro Devron sekitar jam 10:30, janjiannya sih jam 8 berhubung bangunnya kesiangan gara” liat piala dunia jadinya ya berangkat jam segitu..

saat perjalanan menuju SMAN 1 Dawarblandong kondisi lalulintas cukup lancar dan kondisi jalan bervairasi terdiri dari jalan aspal yang mulus, jalan Beton, dan jalan aspal yang ancur…. saat memasuki kawasan Dawarblandong kondisi jalan cukup buruk dan banyak material” bangunan berserakan seperti pasir, batu, dan tanah uruk. tak layak memang di kawasan tersebut sedang ada proyek perbaikan jalan.

setelah undangan olimpiade SMA tersebut sudah dikirim kami melanjutka perjalanan dengan menaiki motor matic keluaran tahun 2011 yaitu yamaha Mio. awalnya kami menyusuri jalanan tanpa ada tujuan yang jelas, wara-wiri gak jelas gtiu. namun, saat mau memasuki kecamatan mantup, Lamongan Bro devi memberi saran “bagaimana kalau kita lanjut ke lamongan kota saja..?” ane pun langsung mengiyakan ajakan dari Bro Devron. dan akhirnya perjalan kami memiliki tujuan, karena ini tujuannya dadakan jadi safety gear yang digunkan pun yang melekat pada kami saat itu Helm half face, jaket, dan sepatu.

Masuk di kecamatan Tikung motor terasa mbrebet jika gas dibuka rada dalam. setelah di cek dan ternyata si Babalunto”motor ane” lupa untuk di beri minum. akhirnya terpaksa beli bensin eceran (penikmat setia premium, masih terasa berat buat beli pertamax, hehehe) buat nyambung nafas si babalunto agas bisa di gas lagi.

Bro Devron

Bro Devron

 

setelah Sampai di kota Lamongan (kira-kira udah 2 jam perjalanan) kita muter-muter sebentar di sekitar alun -laun kota, karena terasa lapar kita putuskan untuk beli makan, pilihan kuliner saat itu ialah makanan khas Lamongan itu sendiri yaitu Soto ayam Lamongan.

*si Babalunto lagi istirahat di SPBU "entah ini di mana, yang jelas masih wilayah lamonga"

*si Babalunto lagi istirahat di SPBU “entah ini di mana, yang jelas masih wilayah lamonga”

saat asyik ngobrol sama bro Devron di warung soto yang kami Singgahi tiba-tiba bro Devron punya usulan lagi jika perjalanan di lanjutkan untuk ke kawasan pantura, tepatnya ke Pantai Delegan Gresik.. ane yang notabenya suka touring pun tak bisa menolak ajakan dari Bro Devron ini. (toh si Babalunto ini juga sudah melalang buana di kawasan jawa timur seperti Banyuwangi, Situbondo”baluran”, Tuban, Malang, Kediri, Lamongan) jadi dengan ajakan bro Devron ini ya Mana takut… heheheh…

Bersambung………

Safety First, Safety for All…

 

Iklan

Tentang ardho redhis

si pemilik warung bernama Ardho Redhis, seorang anak bangsa yang sedang mencari jati diri. kelahiran Surabaya namun berakte jombang. saat ini sedang menempuh pendidikan disalah satu universitas negeri di kota Malang, Jawa Timur. Ardho redhis sejak SD sangat mencintai akan semua hal yang berbau otomotif, terutama roda dua. selain suka dengan otomotif ardho redhis juga pecinta musik, (otomotif dan musik suatu hal yang tidak dapat dipisahkan) terutama musik metal dan menjadi penggemar Band metal asal amerika Dream Theater. contact : ardho.redhis@gmail.com (Facebook,twitter,gmail)
Pos ini dipublikasikan di Perjalanan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s