jangan pilih gaya kalau akhirnya jadi bahaya dan celaka

Assalamualaikum

Salam Bikers dan salam sejahtera bagi kita semua

 

dikekinian ini modifikasi motor mungkin sudah merambah disetiap lapisan masyarakat terutama para remaja-remaja yang sudah berhak mengendarai motor, baik itu motor pemberian/pinjaman dari orang tua “seperti ane” atau motor hasil dari kerja keras sandiri “bagi yang sudah bekerja”. namun banyak dijalanan modifikasi-modifikasi yang lagi ngetrend justru malah modifikasi yang jauh dari kata safety, bagaimana tidak..? lha wong modifnya ngawur, ukuran ban diperkecil (ban cacing), kaca spion dilepas, bodi motor (dalam bahasa ane biasanya di sebut kempol) juga pada di protoli. Bahkan motor sport 150-250cc yang bodinya gambot seperti itu masih sempet-sempetnya di modif pakek ban ukuran cacing. yang pakek ban besar aja masih bisa kepleset, apalagi yang pakek ban cacing..?

* gak bisa ngebayangin gmna kalo buat manufer.

* gak bisa ngebayangin gmna kalo buat manufer.

* ini malah lebih gila lagi Ninja 250R Gan...!

* ini malah lebih gila lagi Ninja 250R Gan…!

 

dan satu lagi penyedap agar modofikasinya lebih maknyus yaitu wajib buat lepas kaca spion (padahal ini adalah bagian yang bisa dikatakan penting). ini kejadiannyata pada tahun 2009, bener-bener nyata pengalaman ane sendiri. saat ane masih kelas 2 SMA. pada masa itu yang ada pada pikiran ane hanyalah soal gaya, dan gak begitu memikirkan soal safety atau gak “ya maklum masih labil”..hehehe….

suatu ketika ane ada acara latihan ngeband, dan studionya itu lumayan cukup jauh, ya cara satu-satunya ya harus pakek motor (nah disinilah pikiran labil dan sok”an pengen gaya menguasai). Di tengah perjalanan ane copot kaca spion, saat udah ada di jalan raya (jalan lintas kota) ane nemuin bapak-bapak yang udah lumayan tua lagi ngayuh sepedanya, di situ ane bingun mau nyalip/gak. di tengah keraguan itu ane putuskan buat nyalip itu bapak (posisi notor gak ada kaca spion) tanpa lihat situasi dibelakan seperti apa. saat udah posisi sejajar dengan bapak yang ngayuh spededa tadi tiba-tiba ane di seruduk pengendara lain yang ada di belakang, dan bisa ditebak ane ndlosor terpelanting ke tengah jalan dan untung saja kondisi jalan yang agak sepi padahal biasanya banyak truck dan bus lewat di jalan tersebut (alhamdulillah masih di beri kesempatan hidup).

di situ kecelakaan beruntun pun terjadi motor yang nyeruduk ane pun tak lolos dari serudukan bikers di belakangnya. total ada 3 motor yang kecelakaan. kebetulan kejadian kecelakaan berada di depan kantor polisi kecamatan Gedeg, Mojokerto (habis kecelakaan langsung urusan sama polisi). gara-gara ane gak pakek spion 3 orang yang jadi korban. dan mulai saat itu kelengkapan motor yang menunjang safety riding selalu ane perhatikan. jangan sampai kita yang salah namun orang lain juga ikut jadi korban.

*pesan dari mbah Rossi

*pesan dari mbah Rossi

Safety Riding, Safety for All…

Iklan

Tentang ardho redhis

si pemilik warung bernama Ardho Redhis, seorang anak bangsa yang sedang mencari jati diri. kelahiran Surabaya namun berakte jombang. saat ini sedang menempuh pendidikan disalah satu universitas negeri di kota Malang, Jawa Timur. Ardho redhis sejak SD sangat mencintai akan semua hal yang berbau otomotif, terutama roda dua. selain suka dengan otomotif ardho redhis juga pecinta musik, (otomotif dan musik suatu hal yang tidak dapat dipisahkan) terutama musik metal dan menjadi penggemar Band metal asal amerika Dream Theater. contact : ardho.redhis@gmail.com (Facebook,twitter,gmail)
Pos ini dipublikasikan di Safety Riding. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s